Unsur Makro dalam Pupuk

NPK sumber google
Agribisnismsg3.com- Pupuk merupakan material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman yang berfungsi untuk mencukupi kandungan hara yang diperlukan tanaman tersebut. Unsur hara tersebut terdiri dari unsur makro dan unsur mikro. Pada penjelasan kali ini kami dari MSG 3 akan menjelaskan tentang unsur makro yang harus dipenuhi untuk tanaman. Unsur makro tersebut antara lain :

1. Nitrogen
Unsur Nitrogen atau N merupakan unsur hara yang sangat berperan dalam pertumbuhan tanman. Transformasi nitrogen sangatlah kompleks. Lebih dari 98% unsur N di dalam tanah tidak tersedia untuk tanman akibat terakumulasi di dalam bahan organik atau terjerat dalam mineral liat. Pemenuhan kebutuhan unsur N melalui pupuk kandang sangat diperlukan karena unsur ini merupakan unsur yang paling banyak hilang setelah dilakukan pemanenan. 

Secara umum fungsi Nitrogen untuk tanaman sebagai berikut :
A. Merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun
B. Membuat daun lebih tampak hijau karena Nitrogen meningkatkan butir-butir hijau daun
C. Memperbanyak anakan 
D. Meningkatkan mutu dan jumlah hasil

Akibat yang bisa terjadi apabila kekurngan unsur Nitrogen antara lain :
A.Tanaman lambat dalam pertumbuhan atau menjadi kerdil
B. Daun kecil dan berwarna pucat
C. Daun bagian bawah mudah kering dan mudah mati
D. Hasil panen rendah


2. Phospat
Phospat merupkaan unsur dalam satuan batuan beku (adaptif) atau sedimen dengan kandungan fosfor ekonomis. Biasanya kandungan fosfor dinyatakan sebagain bone phophate of lime atau triphospate of lime, atau berdasarkan kandungan P2O5. Phospat adalah sumber utama unsur kalium dan nitrogen yang tidak larut dalam air, tetapi dapat diolah untuk memperoleh produk phospat dengan menambahkan asam. 

Funsgi phospat untuk tanman :
A. Untuk proses respirasi dan fotosintesis
B. Memperpanjang akar sehingga tanaman akan jauh lebih kuat
C. Mempercepat proses pemasakan buah
D. Pembentukan bibit tanaman dan penghasil buah
E. Mempercepat masa panen sehingga dapat mengurangi resiko keterlambatan waktu panen
F. Memperbaiki mutu dan jumlah hasil.

Akibat yang bisa terjadi apabia tanaman kekurangan unsur Phospat :
A. Buah lambat masak dan biji kurang berisi
B. Tanman menjadi kerdil karena pertumbuhan lambat
C. Tanaman akan mengalami kerkontokan
D. Daun menguning

3. Kalium
Kalium merupakan unsur hara esensial yang digunakan hampir pada semua proses untuk menunjang hidup tanaman. Petani sering menyebut bahwa kalum adalah unsur hara mutu, karena berpengaruh pada ukura, rasa, benutk, daya simpan dan warna. Kalum mempunyai valensi satu dan diserap dalam bentuk ion K+. Kalium di dalam tanah ada dalam berbagai bentuk, yang potensi penyerapannya untuk setiap tanaman berbeda-beda. 

Fungsi kalium untuk tanman :
A. Memperbaiki pertumbuhan tanaman
B Meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama
C. Meningkatkan kualitas tanaman
D. Membantu perkembangan akar tanaman
E. Mengatur kegiatan berbagai unsur mineral
F. Membentuk dan mengankut karbohidrat

Akibat yang terjadi apabila tanaman kekurangan unsur Kalium :
A. Pinggir daun bintik-bintik putih kemerahan
B. Daun mengkerut/melengkung dan berwarna kekuningan, merah
C. Pertumbuhan tanaman kerdil, mudah patah.
D. Buah kecil sering ada bercak luka dan kualitas menurun

Unsur makro harus berimbang dengan unsur mikro supaya kebutuhan tanaman terpenuhi secara menyeluruh. Unsur makro dapat dipenuhi secara per satuan atau bisa menggunakan pupuk majemuk yang sudah komplit kandungan Nitrogen, Phospat dan Kalium yang sering kita kenal dengan pupuk NPK. Baik cukup sekian informasi yang dapat kami sampaikan. semoga bisa bermanfaat.

Terimakasih.

MSG3

Previous
Next Post »