Tips Memilih Media Tanam

Media tanam, sumber google
Agribisnismsg3.com- Media tanam ibarat tempat tinggal bagi manusia, sehingga dalam pemilihannya harus sebaik mungkin untuk membuat penghuninya nyaman. Sama halnya dengan tanaman, tanaman membutuhkan media tanam yang tepat sehingga nyaman untuk tumbuh dan menghasilkan buah. Media tanam merupakan tempat untuk tanaman bisa berdiri dan sebagai tempat memasok kebutuhan unsur hara tanaman. Media tanam yang bisa digunakan seperti tanah, kompos, serabut kelapa, sekam dll. Media tanam tersebut memiliki karakteristik masing-masing sehingga kita harus bisa memilih media tanam yang tempat untuk tanaman yang akan kita tanam.
Tiap media tanam memiliki berbagai kapasitas penyimpanan unsur hara, air dan udara yang berlainan. Apabila kita salah dalam memilih media tanam maka akan beraktibat tanaman enggan tumbuh, mudah terserang hama dan penyakit, dan tidak mau berkembang. Berikut akan kami sampaikan beberapa tips dalam memilih media tanam :
  • Menggunakan media tanam sintetis atau alami
Media tanam sintetis merupakan media tanam yang diproduksi melalui berbagai macam bahan dengan tambahan bahan kimia di dalamanya. Media tanam sintetis yang biasa digunakan adalah media gel biasa digunakan untuk budidaya tanaman dengan sistem hidroponik. Harga media tanam sintetis lebih mahal daripada media tanam alami. Media tanam alami murah karena proses pembuatannya menggunakan bahan-bahan dari alam yang mudah di dapat. Dalam budidaya menggunakan media tanam sintetis kita harus sering memberikan tambahan larutan unsur hara dengan dosis yang tepat karena media tanam sintetis tidak dapat menghasilkan unsur hara sendiri.
  • Kenali jenis dan sifat media tanam
Media tanam di pasaran terdapat berbagai jenis dan kita harus tau mana yang cocok untuk tanaman kita. Tiap jenis media tanam memiliki kandungan, ukuran dan sifat yang berlainan. Media tanam berbentuk seripihan yang mempunyai kelebihan mampu menyimpan air lebih lama dan dalam jumlah banyak, contohnya humus bambu. Media tanam berbentuk silinder dan bulat memiliki sifat mudah untuk melepas air, contohnya seperti coco fiber dan akar pakis. Media tanam lainnya seperti pasir dan tanah, semakin kecil ukuran diameter pasir atau tanah maka semakin besar untuk menyerap dan menyimpan air.
  • Perhatikan kondisi lingkungan tempat menanam
Dalam pemilihan media tanam kita juga perlu memperhatikan lingkungan sekitar, karena akan berpengaruh kepada kinerja media tanam tersebut. Apabila lingkungan sekitar yang akan dijadikan tempat budidaya memiliki cuaca yang panas dan kering disarankan untuk menggunakan media tanam yang mampu menyimpan air dalam jangka waktu lama seperti tanah. Sebaliknya apabila kondisi cuaca lembab maka disarankan untuk memilih media tanam yang memiliki pori-pori besar sehingga air mudah untuk mengalir. 

  • Budidaya dalam ruangan atau luar ruangan
Budidaya tanaman akan dilakukan di dalam atau di luar ruangan perlu diperhatikan karena apabila tanaman di luar ruangan membutuhkan pasokan air lebih banyak daripada tanaman yang berada dalam ruangan. Hal ini dikarenakan tanaman yang berada di luar ruangan melakukan proses fotosintetis dalam waktu cepat sehingga air akan cepat terserap oleh tanaman sedankgan tanaman yang berada di dalam ruangan proses fotosintesisnya lambat. 
  • Usia Pemakaian media tanam
Usia pemakaian media tanaman perlu diperhatikan karena makin sering media tanam digunakan untuk menanam maka kualitas dan kandungan unsur haranya akan menurun. Media tanam yang memiliki tekstur lembut dan lunak pada umumnya muda rusak dan terurai sedangkan media tanam yang memiliki tekstur keras pada umumnya akan awet. Contoh media tanam yang memiliki usia pemakaian pendek seperti cocopeat, humus, dan kompos sedangkan media tanam yang memiliki usia pemakaian yang lama yaitu sekam padi, tanah, dan akar pakis.

Demikian tips memilih media tanam yang akan kita gunakan untuk melakukan budidaya tanaman, semoga artikel ini bisa bermanfaat.
Untuk request artikel bisa hubungi melalui email agribisnismsg3@gmail.com

Terimakasih
Jangan lupa share yaa...

Pembuatan media tanam

Previous
Next Post »