Cara Meningkatkan Jumlah Anakan Padi

Agribisnismsg3.com-Keberhasilan budidaya padi adalah ketika dapat menghasilkan bulir padi yang banyak, hal tersebut dipengaruhi oleh jumlah anakan padi itu sendiri. Oleh karena itu banyak petani yang melakukan perawatan untuk meningkatkan hasil anakan padi. Berikut kami sampaikan beberapa cara untuk memperbanyak jumlah anak padi yang kita budidayakan :

Padi
1. Tanam padi yang berumur muda
   Penanaman padi pada saat umur padi masih muda bertujuan untuk menghasilkan perakaran yang kuat, karena dengan perakaran yang kuat maka pasokan unsur hara dari tanah dapat terserap maksimal oleh tanaman padi tersebut. Menanam padi di usia muda dapat mengurangi tingkat stres dari padi tersebut, usia ideal untuk menanam padi adalah saat berusia 10-15 hari setelah benih padi disebar.

2. Pemberian pupuk nitrogen pada saat awal tanam
   Nitrogen merupakan unsur penting yang dapat memperbanyak jumlah anakan sehingga pemberian pada saat awal merupakan langkah yang bagus untuk dilakukan. Selain itu pupuk nitrogen merupakan pupuk yang baik untuk perkembangan daun dari padi tersebut.  Waktu pemberian pupuk nitrogen terbaik yaitu sekitar 4-6 hari setelah tanam.
 
 
Padi
 
3. Jarak tanam jangan terlalu rapat
    Jarak tanam antar satu tanaman padi dengan yang lainnya jangan terlalu rapat dan jangan terlalu renggang, apabila terlalu renggang maka akan membutuhkan lahan yang banyak dan apabila terlalu rapat maka tanaman susah untuk berkembang. Penanaman padi sebaiknya menggunakan sistem jarwo (jajar legowo) karena sistem ini memiliki sela yang luas untuk tumbuhnya anakan padi.

4. Pemberian pupuk Phospat
   Pupuk phospat didapatkan dari pupuk SP36, pemberiannya sebaiknya pada awal budidaya yaitu 3 hari sebelum penanaman. Pemberian pada awal tanam dimaksudkan supaya padi sudah ditanam maka pupuk phospat dapat langsung terserap, karena phospat merupakan salah satu pupuk yang lama untuk terserap oleh tanaman padi. 

5. Tanam padi jangan terlalu dalam
    Menanam padi apabila terlalu dalam maka tidak baik untuk tanaman padi karena anakan akan susah untuk menembus lapisan tanah. Alangkah baiknya penanaman padi dilakukan dengan kedalaman sekitar 2cm supaya mempermudah pertumbuhan anakan.
 
Padi


6. Pemberian zat pengatur tumbuh
    Zat pengatur tumbuh berfungsi untuk merangsang pertumbuhan dari tanaman padi. Zat pengatur tumbuh biasanya sudah ada di dalam pupuk organik cair seperti produk dari POC MSG 3 sehingga pemberiannya cukup mudah. Klik disini untuk mendapatkan POC MSG 3. 

7. Pengendalian hama dan penyakit
    Ketika melakukan budidaya padi petani terkadang tidak lepas dari serangan hama dan penyakit oleh karena itu sebagai petani harus bisa mengendalikan hama dan penyakit tersebut supaya padi dapat berkembang dengan baik. Selain dikendalikan kita juga dapat menanggulanginya melalui pemilihan bibit varietas padi yang tahan terhadap hama dan penyakit seperti padi IPB 3S. Untuk mendapatkan benih IPB 3S (Klik disini)
Previous
Next Post »