Manfaat Giberelin Untuk Tanaman Padi

Giberelin merupakan zat pengatur tumbuh yang mulanya berasal dari cendawan Giberella fujikuroi yang menyebabkan tanaman padi mati rebah sebelum dewasa. Salisbury dan Ross (1995) menyebutkan pada tahun 1926, Eichi Kurosawa menemukan bahwa cendawan tersebut mengeluarkan senyawa kimia yang disebut senyawa kimia yang kini disebut giberelin. Respon tanaman terhadap giberelin yang sering muncul yaitu terjadi pemanjangan batang. Pada beberapa tanaman, giberelin menginduksi pembungaan dan membuat tanaman kerdil memiliki pertumbuhan yang normal, memacu pematahan dormansi biji dan efek buah partenokarpik (Salisbury dan Ross 1995). 

Giberelin mempunyai peran penting dalam perkecambahan biji pada banyak tanaman. Moore (1979) menyebutkan, air yang tersedia dalam jumlah cukup akan menyebabkan embrio pada biji-biji rumput-rumputan mengeluarkan giberelin yang mendorong perkecambahan dengan memanfaatkan cadangan makanan yang terdapat di dalam biji. Giberelin dapat menstimulir pembentukan bunga, menghambat kerontokan daun dan buah serta berpengaruh terhadap transkripsi serta translasi. Meskipun giberelin memiliki peran terhadap pembungaan, namun giberelin bukanlah hormon pembungaan (Hess 1975; Wattimena 1988).

Manfaat giberelin pada tanaman padi menurut penelitan para ahli : 
  • Berperan meningkatkan tinggi padi tipe padi kerdil.
  • Menyebabkan pemanjangan pelepah daun sebesar 5-6 mm.
  • Giberelin dapat menstimulir pembentukan bunga, menghambat kerontokan daun dan buah serta berpengaruh terhadap transkripsi serta translasi.
  • Menurut Hayasi (1961), penyemprotan giberelin melalui daun tanaman padi dapat meningkatkan aktivitas fotosintesis melalui peningkatan luas daun. Daun yang lebih luas perhubungan dengan peningkatan indeks luas daun yang berperan dalam peningkatan fotosintesis. tanaman padi juga dapat dipengaruhi oleh aplikasi giberelin.
  • Giberelin juga dapat memperbaiki perkecambahan dan kemunculan bibit dalam waktu yang singkat.
  • Dunand et al (1992) yang menyatakan perlakuan konsentrasi Giberelin 6.26 ppm dapat meningkatkan hasil gabah hingga 162%.
  • Penambahan giberelin dapat meningkatkan gabah kering giling (GKG) dari 9.84-17.85%.
Hormon giberelin

Hormon giberelin
Aplikasi pada tanaman padi
Aplikasi pada tanaman padi
Previous
Next Post »