Showing posts with label Product. Show all posts
Showing posts with label Product. Show all posts

Friday, 25 October 2019

Cara Mensterilkan Kolam Ikan dengan Mudah, Cepat, dan Hemat Biaya

Kolam ikan merupakan hal yang sangat wajib dipunyai oleh pembudidaya ikan berskala besar maupun untuk ikan hias di rumah. Oleh karena itu kolam ikan yang akan digunakan harus disterilkan terlebih dahulu sebelum digunakan. 

Tujuan dari sterilisasi kolam ikan ini yaitu untuk menghilangkan zat-zat kimia yang terkandung pada bahan pembuat kolam dan untuk membuat kondisi kolam ikan layaknya habitat alami ikan. Apabila kolam ikan tidak disterilkan terlebih dahulu dan langsung memasukkan ikan ke dalam kolam, makan ikan akan cepat mati karena keracunan.

Ada beberapa cara untuk mensterilkan kolam ikan dengan mudah dan cepat, ini untuk lebih menghemat waktu, tenaga dan biaya yang digunakan. Berikut beberapa cara yang dapat dipraktekkan untuk mensterilkan kolam ikan.

1. Menjadikan kolam ikan sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga
Menggunakan kolam ikan sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga ini akan menumbuhkan mikroba. Dengan bantuan mikroba ini dapat menghilangkan kandungan zat-zat beracun yang terdapat pada kolam ikan.

Caranya masukan sampah rumah tangga ke dalam kolam ikan, kemudian tunggu selama 5 – 7 hari. Biarkan terjadi pembusukan pada sampahnya untuk memicu pertumbuhan plankton yang akan memproses bahan-bahan beracun yang ada pada kolam. Setelah dirasa cukup, bersihkan sampah rumah tangga tadi dan kuras kolam dengan air.

2. Mensterilkan kolam ikan dengan menggunakan pupuk nonorganik
Pemberian puuk nonorganik ini tujuannya sama dengan cara yang pertama, yaitu untuk menumbuhkan plankton sebagai pembersih kolam. Caranya yaitu taburkan pupuk nonorganik seperti NPK, pupuk urea, dan pupuk TSP ke dalam kolam secukupnya. 
Diamkan pupuk tersebut selama beberapa hari hingga tumbuh lumut. Setelah tumbuh lumut makan bersihkan dengan menguras kolam menggunakan air sebanyak 2 - 3 kali. Kolam ikan siap digunakan.

3. Memberikan minyak tanah pada kolam ikan
Pada kolam ikan menggunakan beton (kolam beton) yang baru dibuat diisi air terlebih dahulu, kemudian diamkan sehari semalam. Lalu buang air dari kolam tersebut. Setelah itu oleskan minyak tanah ke seluruh permukaan kolam menggunakan kuas. Biarkan selama 5 – 8 jam.

Kemudian bersihkan minyak tanah yang sudah dioleskan tadi dengan mencucinya sampai tidak meninggalkan bekas. Setelah kolam kering, isi dengan air kemudian diamkan selama sehari semalam, buang air tersebut kemudian ganti dengan air yang baru. Jika masih ada lapisan minyak, maka kolam harus dibersihkan lagi menggunakan getah pelepah pisang.

4. Mensterilkan kolam ikan dengan larutan RANICA MSG 3
Caranya yaitu, isi kolam ikan dengan air bersih sampai penuh. Kemudian siapkan 500 ml RANICA MSG 3 ditambahkan dengan 50 liter air bersih (untuk kolam berukuran 3x4x1). Kemudian aduk larutan RANICA tadi sampai merata. Setelah larutan tercampur rata, tebarkan larutan ke seluruh bagian kolam. Tunggu hingga 1 minggu.

Setelah 1 minggu apabila terdapat buih-buih putih pada air kolam ikan maka itu pertanda jika bakteri baik hidup dalam kolam ikan. Kemudian ganti air kolam ikan dengan air yang baru. Kolam ikan siap digunakan.


Itulah beberapa cara mensterilkan kolam ikan yang dapat dilakukan untuk para pembudidaya ikan dengan cara yang mudah, cepat dan hemat biaya. Semoga dapat membantu para pembaca.



Info pemesanan atau ingin konsultasi silahkan bisa langsung hubungi kami :
Klik disini untuk pemesanan https://bit.ly/2kK0MWk
Telp / Sms / What'sApp
0822 9900 3499 (WA)
0887 0666 9468 (WA)
(0283) 4511393 (Telp Kantor)
Facebook : Maulana Says Green 3
Youtube : Maulana Says Green 3
Instagram : agribisnis_msg3
Twitter : @agribisnis_msg3
Email : agribisnismsg3@gmail.com
Website : www.agribisnismsg3.com


Tuesday, 1 October 2019

Solusi Menanam di Musim Kemarau dengan Menggunakan Agrigel sebagai Campuran Media Tanam

Musim kemarau selalu menyisakan kenangan tersendiri bagi para petani, entah itu kenangan yang menyedihkan ataupun sedikit membahagiakan. Bagi para petani yang mengandalkan lahan tadah hujan pastinya sedikit tersiksa, karena mereka kesulitan untuk menemukan sumber mata air terdekat untuk mengairi lahan sawah mereka.



Terlebih musim kemarau tahun ini yang terbilang panjang. Tahun sebelumnya di bulan September sudah mulai turun hujan, namun tahun ini hingga awal Oktober pun baru beberapa daerah di Indonesia yang sudah turun hujan.

Oleh sebab itu, petani perlu sedikit cerdas dalam menyikapi hal ini. Agar wilayah tadah hujan dapat sedikit bermanfaat pada musim kemarau, sehingga tidak hanya bergantung pada air hujan. 

Salah satu alternatif yang dapat dilakukan petani sawah tadah hujan yaitu dengan menggunakan Agrigel yang merupakan super absorbent polimer (polimer penyerap super) disingkat SAP. Penggunaan Agrigel ini sangat mudah dan begitu banyak manfaatnya dalam dunia pertanian maupun perkebunan.

Manfaat pemberian Agrigel ini salah satunya adalah menghemat penggunaan air. Agrigel ini dapat menyerap air 100 hingga 200 kali dari massanya sendiri. Penyerapan yang sangat besar ini tidak langsung dilepaskan ke seluruh lingkungan tanaman. Pelepasan air yang dilakukan Agrigel ini perlahan-lahan.

Agrigel akan melepaskan air jika dibutuhkan oleh tanaman dan tanah. Jika lingkungan dalam keadaan terbasahi sempurna Agrigel akan menampungnya terlebih dahulu. Namun jika lingkungan mulai kekurangan air, maka Agrigel akan melepaskan pasokan air yang tersimpan secara perlahan.

Penggunaan air ini dapat dihemat hingga 50-70% dan dapat mengurangi frekuensi penyiraman. Sangat hemat bukan? Untuk itu, bagi para petani tidak usah bingung lagi sekarang jika musim kemarau datang.

Pasokan air yang digunakan untuk menyiram tanaman di musim kemarau dapat disimpan lebih lama karena media tanam yang dicampur Agrigel akan menampung air dalam tanah dalam jumlah yang besar dan waktu yang cukup lama.

Selain menyimpan air, Agrigel juga dapat menyimpan nutrisi tanaman lebih lama. Sehingga kebutuhan nutrisi tanaman akan terjaga dengan baik. 

Aplikasi AgriGel ada dua cara yaitu:

1. Aplikasi kering (dry application),
Pertama membuat lubang melingkar mengelilingi pokok tanaman sedalam 10-30cm kemudian Agrigel ditabur merata pada tanah yang telah dipersiapkan untuk penanaman tersebut dan tutup kembali dengan tanah, setelah itu siram degan air secara merata. 

Metode ini menjamin keuntungan yang berjangka panjang. Setelah polymer menyerap air, struktur tanah akan semakin baik & kemampuan tanah untuk menampung air akan naik.

2. Aplikasi Basah (pre-hidrated),
Agrigel  pertama-tama harus direndam dalam air sebanyak 100 – 200 kali berat polymer dengan dosis takaran yaitu 10 gram Agrigel direndam dalam air sebanyak 2 liter dan dibiarkan selama 10 – 20 menit sampai Agrigel menyatu dengan air yang akan berbentuk butiran Kristal. 

Setelah menjadi butiran maka dapat langsung dimasukan ke tempat tanaman pokok/ polybag/ media tanam lainnya, jika pemakaian langsung di tanah, maka bisa langsung dimasukan kedalam lubang yag telah dibuat untuk penanaman dan kemudian ditutupi kembali dengan tanah agar polymer tidak rusak karena kontak langsung dengan sinar ultraviolet.

Demikian solusi menanam di musim kemarau dengan memberikan Agrigel sebagai campuran media tanam yang dapat kami sampaikan. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Friday, 20 September 2019

Super Absorbent Polymer (SAP) Hidrogel (Agrigel) Untuk Tanaman








AGRI-GEL
Menghemat penggunaan air dan pupuk
CV. Maulana Says Green 3

Hemar air 50-70%
Hemat pupuk 30%
Menyerap air 200-400 kali lipat

AgriGel merupakan produk dengan bahan baku dari Super Absorbent Polymer (SAP) / Hidrogel yang merupakan polymer yg bisa menyerap &mempertahankan kadar air dalamm tanah, digunakan pada lahan pertanian dan perkebunan sebagai cadangan & nutrisi tanaman. Agrigel tidak larut dalam air tetapi AgriGel hanya menyerap serta akan melepaskan air & nutrisi secara proporsional pada saat dibutuhkan oleh tanaman,maka degan pemakaian AgriGel tanaman akan selalu mempunyai persediaan air & nutrisi setiap saat, karena Agrigel berfungsi menyerap air dan melepaskannya.

Keuntungan menggunakan Agrigel :
1.    Hemat penggunaan air
AgriGel dapat menyerap air dengan cepat dan di pertahankan dalam jumlah besar. Dapat menghemat penggunaan air 50-70 %. Selain itu dapat mengurangi frekuensi penyiraman karena, AgriGel dapat bertahan lama dalam tanah dan dapat melepaskan air ketika dibutuhkan tanaman.
2.    Peningkatan struktur tanah
Memperbaiki lingkungan tanah dengan membentuk butiran dan struktur berpori di sekitar zona akar, Sehingga membuat akar dapat bekerja secara optimal.
3.    Meningkatkan hasil tanaman
Dapat meningkatkan proses perkecambahan dan hasil tanaman. Dengan terjaganya kualitas nutrisi dalam tanah maka akan berdampak pada meningkatnya hasil tanaman.
4.    Menghemat penggunaan pupuk
Agrigel Bekerja seperti tangki penampung, sehingga dapat menyerap sebagian pupuk, melepaskannya pada saat tanaman membutuhkan. Agrigel dapat mengurangi kehilangan pupuk sehingga pupuk yang diberikan pada tanaman dapat terserap maksimal oleh tanaman.
5.    Aman dan ramah lingkungan
Secara alami agrigel dapat terdegradasi menjadi nitrogen amonia, air, dan kalium. 
Tidak beracun dan ramah serta aman untuk lingkungan.

Kemasan : 100 gram, 250 gram, 500 gram dan 1 kg...
 








 
Aplikasi AgriGel ada dua cara yaitu:

1. Aplikasi kering (dry application),
Pertama Membuat lubang melingkar mengelilingi pokok tanaman sedalam 10-30cm kemudian Agrigel ditabur merata pada tanah yg telah dipersiapkan untuk penanaman tersebut dan tutup kembali dengan tanah, setelah itu siram degan air secara merata. Metode ini menjamin keuntungan yg berjangka panjang. Setelah polymer menyerap air, struktur tanah akan semakin baik & kemampuan tanah untuk menampung air akan naik.

2. Aplikasi Basah (pre-hidrated),
Agrigel  pertama-tama harus direndam dalam air sebanyak 100 – 200 kali berat polymer dengan dosis takaran yaitu 10 gram Agrigel direndam dalam air sebanyak 2 liter dan dibiarkan selama 10 - 20menit sampai Agrigel menyatu dengan air yag akan berbentuk butiran Kristal, setelah menjadi butiran maka dapat langsung dimasukan ke tempat tanaman pokok/ polybag/ media tanam lainnya, jika pemakaian langsung di tanah, maka bisa langsung dimasukan kedalam lubang yag telah dibuat untuk penanaman & kemudian ditutupi kembali degan tanah agar polymer tidak rusak karena kontak langsung degan sinar ultraviolet.
Dosis Penggunaan AgriGel
Jenis Tanaman
Dosis
Cara aplikasi
Tanaman pangan
15 - 25 kg per hektar
Tebar di bagian tanah dengan kedalaman sekitar 5-10 cm kemudian tutup kembali dengan tanah
Hortikultura
25 - 50 kg per hektar
Tebar di bagian tanah dengan kedalaman sekitar 5-10 cm kemudian tutup kembali dengan tanah
Buah-buahan dan tanaman perkebunan
20-30 gram per pohon
Tebar di sekeliling tanaman dengan kedalaman sekitar 5-10 cm kemudian tutup kembali dengan tanah
Bibit tanaman
20 gram per tanaman
Tebar di sekeliling tanaman dengan kedalaman sekitar 5-10 cm kemudian tutup kembali dengan tanah
Tanaman lainnya
5 – 20 kg per hektar
Tebar di bagian tanah dengan kedalaman sekitar 5-10 cm kemudian tutup kembali dengan tanah
Tanaman kecil
10 gram per tanaman
Tebar di sekeliling tanaman dengan kedalaman sekitar 5-10 cm kemudian tutup kembali dengan tanah

CV. Maulana Says Green 3
Brebes – Jawa Tengah
0822 9900 3499

Info pemesanan atau ingin konsultasi silahkan bisa langsung hubungi kami :
Klik disini untuk pemesanan https://bit.ly/2kK0MWk
Telp / Sms / What'sApp
0822 9900 3499 (WA)
0887 0666 9468 (WA)
(0283) 4511393 (Telp Kantor)
Facebook : Maulana Says Green 3
Youtube : Maulana Says Green 3
Instagram : agribisnis_msg3
Twitter : @agribisnis_msg3
Email : agribisnismsg3@gmail.com
Website : www.agribisnismsg3.com

Thursday, 19 September 2019

Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) Untuk Peternakan dan Perikanan

Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) merupakan produk organik yang diproduksi oleh MSG 3 yang khusus untuk peternakan dan perikanan. Produk Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) diproduksi menggunakan bahan-bahan alami yang mengandung mikroorganisme baik untuk ternak dan ikan.


Fungsi dari Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) :
1. Memperlancar proses metabolisme ternak dan ikan
2. Mengurangi tingkat stres dan penyakit
3. Mengurangi angka kematian di peternakan dan perikanan
4. Mengurangi biaya produksi khususnya pakan
5. Dapat digunakan untuk fermentasi pakan ternak dan ikan
6. Dapat digunakan untuk sterilisasi kolam atau tambak
7. Mempercepat pertumbuhan
8. Meningkatakan nafsu makan

Kandungan : Lactobacillus sp, Bacillus sp, Azectobacter sp, mineral, vitamin mix , dan bakteri lainnya.

Komposisi : Aquades, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B3, Phosfor, Kalimum, Protein dan lain-lain.

1. Cara penggunaan untuk minum ternak :
10 ml Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) dicampur dengan 4 liter air bersih
Pemberian air minum setiap hari

2. Cara penggunaan untuk pakan ikan :
10 ml Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) ditambhkan 1 liter air bersih
Pakan ikan 3 kg
Rendam pakan selama 10-15 menit
Setelah direndam pakan dapat langsung diberikan ke ikan
Air sisa rendaman dapat disebarkan ke kolam

3. Cara ferementasi pakan ternak menggunakan Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) :
Bahan baku pakan (limbah sayuran, limbah pertanian, rumput dll) bisa menggunakan salah satu atau campur, sebanyak 20 kg dicacah menjadi ukuran kecil sekitar 4 cm
Siapkan larutan fermentasi 10 ml Racikan Organik Cair (RANICA MSG 3) ditambah 1 liter air bersih
Siapkan 2,5 kg bekatul
Campurkan ke semua bahan menjadi satu dan aduk rata
Tutup tempat pembuatan dan diamkan selama 3 jam
Apabila sudah jadi bisa langsung diberikan ke ternak
Catatan khusus untuk fermentasi menggunakan eceng gondok diamkan selama 3 hari






Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 Untuk Tanaman

Saat ini dunia pertanian di Indonesia sudah mulai memasuki dunia organik, organik jauh lebih baik dari produk lainnya karena dibuat dari alam dan kembali lagi untuk alam. Sehingga akan memperbaiki kandungan yang berada di alam. Pupuk organik cair MSG 3 dibuat dari bakteri EM3 yang sesuai dengan iklim di INDONESIA. Dengan bakteri yang dibuat sesuai iklim indonesia maka bakteri tersebut akan berkembang dengan baik dan sesuai keadaan sekitar. Bakteri EM3 merupakan bakteri keturunan ketiga dengan kualitas yang masih tinggi dan belum tercemar.

Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 merupakan suatu formulasi pupuk organik dengan menggunakan bahan-bahan organik dari ekstrak urin ternak, ekstrak tumbuhan, dan natural akuatik. Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 terdiri dari bakteri dengan keturunan ketiga (EM 3), merupakan bakteri yang sesuai dengan kondisi iklim di Indonesia. Produk ini menggunakan 100 % bahan organik sehingga baik untuk segala jenis tanaman. 

Harga Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3  :
1. Ukuran 1 liter      : Rp.100.000
2. Ukuran 250 ml     : Rp. 30.000

Fungsi dari Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 :
1. Untuk pertumbuhan segala macam tanaman
2. Untuk memulihkan kualitas tanah
3. Sebagai bakteri aktivator untuk pembuatan pupuk cair dari urin atau feses ternak
4. Menambah oksigen dalam tanah
5. Merangsang dan meningkatkan pertumbuhan daun, tunas dan ranting baru
6. Mempercepat pembentukan buah dan bunga
7. Mencegah tanaman dari kerontokan daun, bunga dan buah
8. Sebagai bakteri aktivator untuk pembuatan pupuk kompos
9. Dilengkapi dengan Zat Pengatur Tumbuh alami 
10. Mencegah tanaman dari Hama dan Penyakit

Kandungan : Lactobacillus sp, Bacillus sp, Azectobacter sp, Zat pengatur tumbuh (Auksin. Giberlin, Sitokinin), dan bakteri lainnya.

Komposisi Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 
Nitrogen
3
%
Phospat
3
%
K
827,69
Ppm
pH
7
Ca
228,38
Ppm
Mg
61,94
Ppm
C-Organik
5
%
Zn
85,71
Ppm
Fe
86,30
Ppm
Mn
10,57
Ppm
*Hasil Uji Laboratorium di Balitro


1. Cara Pemakaian untuk tanaman :
10 ml Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 dicampur dengan 4 liter air bersih
Aplikasi pada tanaman di semprot atau dikocor
Aplikasi khusus untuk tanaman tidak normal dosis 10 ml Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 ditambah 1 liter air bersih

2. Cara pemakaian untuk benih
10 ml Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 ditambhkan 1 liter air bersih
Rendah benih ke dalam larutan selama 24 jam
Setelah direndam benih dapat langsung ditanam

3. Apabila ingin memperbanyak Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 menjadi bakteri keturunan ke empat (EM 4) :
2.5 kg bekatul, 250 gram nanas, 250 gram pepaya, 250 gram pisang dicampur menjadi satu kemudian direbus bersama urin ternak 20 liter
Setelah mendidih diamkan sampai hangat
Campurkan 250 ml Pupuk Organik Cair (PUNICA) MSG 3 dan 500 ml phokot / tetes tebu ke dalam tempat pembuatan
Tutup rapat tempat pembuatan kemudian diamkan selama 7-14 hari ( selama 2 hari sekali tutup dibuka)
Tanda-tanda POC turunan sudah jadi terdapat buih putih dipermukaan dan bau masam




Formula MSG 3 (Aktivator Pengomposan 1 Hari)


Deskripsi

Formula MSG 3 merupakan aktivator yang berisi bakteri menguntungkan dan bisa digunakan untuk fermentasi. Formula MSG 3 di temukan oleh Heri Susanto dari Brebes - Jawa Tengah. Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan yang ramah lingkungan sehingga tidak merusak alam.


Kegunaan dari formula MSG 3 adalah :
1. Steriliasai tambak, kolam ikan, kandang ayam , kandang sapi dll
2. Untuk penyimpanan buah dan sayuran agar hama dan penyakit tidak masuk ke tempat penyimpanan
3. Sebagai penghilang bau menyengat seperti sampah
4. Pengusir lalat
5. Untuk pengolahan sampah agar tidak bau dan bisa langsung dimanfaatkan sebagai pupuk kompos
6. Untuk Pengomposan Jerami di Sawah
7. Pengomposan dari kotoran ternak
8. Pengomposan sampah kota

Keterangan produk :
1. Produk berbentuk bubuk , 1 paket berisi 50 gram laktobio dan 50 gram suplemen
2. Harga belum termasuk ongkos kirim
3. Pengiriman dari Brebes- Jawa Tengah
4. Produk awet sampe 1 tahun asal di simpan di tempat yang rapat
5. Pembelian minimal 10 paket dapat potongan harga Rp 10.000 per paket

Harga Untuk 1 paket formula MSG 3 : Rp.100.000

Proses pembuatan cairan formulasi MSG 3

Peralatan :
1. Drum air kapasitas 200L
2. Pengaduk 

Bahan-bahan formulasi MSG 3 :
1. Air bersih 200 L
2. 50gram laktobio msg3 (bubuk putih)
3. 50 gram suplemen msg3 (bubuk kuning)
4. 2,5 kg kapur pertanian (Dapat dibeli di toko pertanian)



Proses pembuatan formulasi MSG 3:
1. Masukan 2.5kg kapur ke dalam drum kapasitas 200L dan rendam dengan air , tunggu sampai kapur mengendap
2. Pisahkan endapan kapur dengan air hasil rendaman kapur tersebut (endapan kapur dapat digunakan lagi)
3. Masukan laktobi msg3 sebanyak 50 gram ke dalam air hasil rendaman kapur tadi
4. Kemudian masukan suplemen msg 3 sebanyak 50 gram
5. Setelah di campurkan aduk sampai rata
6. Diamkan beberapa saat dan formulasi bisa langsung digunakan

Untuk mendapatkan bahan cairan formulasi tersebut bisa menghubungi ke kami
No hp 
082299003499 (marketing)
087830003499 (konsultasi)
PIN 5EACE81A

* Menerima layanan KONSULTASI GRATIS
* Apabila dari pihak instansi atau perusahaan ingin menggunakan produk formulasi MSG 3 dalam penanganan limbah bisa langsung hubungi kami
* Jika ingin mengundang kami ke tempat bapak/ibu untuk melakukan pelatihan sangat bisa ke seluruh indonesia
* Pembelian Dalam Jumlah Banyak Akan Mendapatkan Pelatihan Lebih Lanjut dari Kami :)
* Pembelian 10 Paket DAPAT POTONGAN HARGA

Kunjungi fans page facebook kami di : Maulana Says Green
Blog : www.agribisnismsg3.com
Email : agribisnismsg3@gmail.com
Instagram : agribisnis_msg3
Twitter : agribisnis_msg3
Pemesanan bisa melalui bukalapak (klik disini)

Formulasi MSG 3 pada pengolahan sampah


Pembuatan kompos  tercepat di Brebes Jawa tengah

Proses pembuatan kompos di Tangerang

Produk Formula MSG 3
Formula MSG 3

Testimoni dari konsumen